Profil – RT 64

Profil Wilayah Rt 64

Rukun Tetangga (RT) 64 adalah salah satu RT di wilayah Dusun Sungapan Dukuh, Kelurahan Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Wilayah RT 64 berbatasan langsung dengan RT 62, 63, dan 65 yang terletak di Sungapan Dukuh Timur. RT 64 saat ini terdiri dari 40 Kepala Keluarga (KK). Walaupun jumlah warga terbilang sedikit, kehidupan sosial di RT 64 berjalan dengan rukun dan kompak, di bawah kepemimpinan Bapak Sudarmanto selaku Ketua RT 64.

Kehidupan Sosial RT 64 cukup aktif dan terorganisir. Suasana persawahan yang asri berdampingan dengan rumah warga menciptakan lingkungan yang seimbang, damai, dan harmonis. Seluruh warga berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pelestarian budaya. Fasilitas yang dapat digunakan warga RT 64 ini adalah adanya lapangan tenis yang sering digunakan untuk berolahraga seperti latihan tenis, pertandingan voli serta senam sehat. Lapangan tenis juga secara rutin dioptimalkan sebagai pusat kegiatan acara-acara penting seperti malam tirakatan, upacara, atau pertemuan akbar warga. Selain itu berdirinya Mushalla Al Muchsin sebagai pusat kegiatan ibadah dan pengajian masyarakat muslim di wilayah Sungapan Dukuh.

Partisipasi ibu-ibu sangat antusias dalam pemeliharaan lingkungan dan kegiatan kebudayaan, termasuk dengan penuh semangat melatih anak-anak kecil dalam mengembangkan tari tradisional. Sementara bapak-bapak turut serta dalam kerja bakti dan gotong royong. RT 64 memiliki satu poskamling sebagai pusat koordinasi keamanan dan gudang peralatan. Bapak-bapak di RT 64 rutin melaksanakan kegiatan ronda malam, dibagi dalam jadwal piket secara bergantian, memastikan keamanan lingkungan terjaga dari tindak kriminalitas dan gangguan lainnya.

Salah satu ikon yang menjadi penanda RT 64 adalah Patung Tani, yang melambangkan penghormatan terhadap mata pencarian warga di wilayah ini. Dari aspek ekonomi, RT 64 mempunyai potensi yang didukung oleh beberapa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh warga. Keberadaan UMKM ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi keluarga, tetapi juga mendorong kreativitas warga, kemandirian, dan semangat wirausaha. Beberapa jenis usaha yang dikelola cukup beragam, meliputi warung makan rumahan yang menyajikan masakan harian, toko kelontong sebagai penyedia kebutuhan pokok, jasa jahit, usaha makanan tape ketan dan pop corn, toko besi untuk keperluan konstruksi dan perkakas, hingga toko pupuk yang melayani kebutuhan pertanian warga. Keberagaman sektor UMKM ini turut memperkuat perekonomian di wilayah Dusun Sungapan Dukuh.